Putra, Moh Gani Pradiyanto (2025) Gambaran Tingkat Kemampuan Perawat Berfikir Kritis Di Ruang IGD RSUD Kardinah. Skripsi thesis, Universitas Bhamada Slawi.
|
Text
BAB 1_C1021066.pdf - Other Download (286kB) |
|
|
Text
BAB 2 _C1021066.pdf - Other Download (277kB) |
|
|
Text
BAB 3_C1021066.pdf - Other Download (1MB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA_C1021066.pdf - Other Download (293kB) |
|
|
Text
SKRIPSI_C1021066.pdf - Other Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Berpikir kritis merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki perawat dalam pengambilan keputusan klinis, terutama di Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang memiliki tingkat kompleksitas dan tekanan tinggi. Perawat dituntut mampu menganalisis kondisi pasien secara cepat dan tepat dalam menentukan prioritas penanganan melalui sistem triase. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan variasi kemampuan berpikir kritis perawat yang dapat memengaruhi kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kemampuan berpikir kritis perawat di ruang IGD RSUD Kardinah Tegal. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat IGD sebanyak 25 orang dengan teknik total sampling. Pengumpulan dilakukan menggunakan kuesioner berpikir kritis yang disusun berdasarkan indikator Bandman, meliputi analisis, evaluasi, interpretasi, penalaran logis, pengambilan keputusan, komunikasi, dan refleksi kritis. Data dianalisis secara univariat untuk mengetahui distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perawat memiliki kemampuan berpikir kritis dalam kategori cukup sebanyak 21 responden (84%), kategori kurang sebanyak 3 responden (12%), dan kategori baik sebanyak 1 responden (4%). Indikator dengan nilai tertinggi terdapat pada penalaran logis, sedangkan indikator terendah pada refleksi kritis dan evaluasi. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis perawat di IGD RSUD Kardinah tergolong cukup, namun belum merata pada seluruh perawat. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan melalui pelatihan berkelanjutan, supervisi klinis, dan penerapan evidence-based practice guna meningkatkan kualitas pengambilan keputusan triase dan keselamatan pasien.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | NIM : C1021066 |
| Uncontrolled Keywords: | berpikir kritis, perawat, IGD, triase |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Ilmu Keperawatan |
| Depositing User: | Pustakawan Editor Bhamada |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 04:14 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 04:14 |
| URI: | http://repository.bhamada.ac.id/id/eprint/866 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

