Isolasi Gelatin Kulit Dan Tulang Ikan Lele (Clarias Batrachus) Dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis

Sari, Ajeng Dwi Yulita (2025) Isolasi Gelatin Kulit Dan Tulang Ikan Lele (Clarias Batrachus) Dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis. Skripsi thesis, Universitas Bhamada Slawi.

[img] Text
BAB1_E0021045.pdf - Other

Download (265kB)
[img] Text
BAB2_E0021045.pdf - Other

Download (547kB)
[img] Text
BAB3_E0021045.pdf - Other

Download (365kB)
[img] Text
Dapus_E0021045.pdf - Other

Download (245kB)
[img] Text
SKRIPSI_E0021045.pdf - Other
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Gelatin merupakan hasil hidrolisis kolagen yang banyak dimanfaatkan di industri pangan dan farmasi. Umumnya, gelatin berasal dari mamalia darat, namun menimbulkan isu kehalalan dan kesehatan. Penelitian ini bertujuan mengisolasi dan menganalisis kadar serta karakteristik gelatin dari kulit dan tulang ikan lele (Clarias batrachus) sebagai alternatif sumber gelatin aman dan halal. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimental dengan metode ekstraksi gelatin secara asam menggunakan HCl 3%, dilanjutkan analisis kuantitatif dengan Spektrofotometri UV-Vis dan identifikasi gugus fungsi menggunakan FTIR. Hasil menunjukkan bahwa gelatin berhasil diisolasi dari kedua bagian ikan lele. Kadar isolat gelatin dari kulit adalah sebesar 43,58% dan dari tulang sebesar 54,54%. Hasil spektrum FTIR menunjukkan gelatin dari kulit ikan lele memiliki puncak serapan khas pada bilangan gelombang Amida A (3468,09 cm⁻¹), Amida B (2852,98 cm⁻¹), Amida I (1725,48 cm⁻¹), Amida II (1579,12 cm⁻¹), dan Amida III (1299,49 cm⁻¹). Sedangkan gelatin dari tulang ikan lele menunjukkan serapan pada Amida A (3348,80 cm⁻¹), Amida B (2923,90 cm⁻¹), Amida I (1630,69 cm⁻¹), Amida II (1545,88 cm⁻¹), dan Amida III (1214,93 cm⁻¹). Puncak serapan tersebut menunjukkan keberadaan gugus fungsi khas gelatin yaitu NH, OH, C=O, dan CH yang menandakan keberhasilan denaturasi kolagen menjadi gelatin. Uji statistik dengan Independent T-test menunjukkan terdapat perbedaan signifikan kadar gelatin antara kulit dan tulang ikan lele (p < 0,05). Penelitian ini membuktikan bahwa kulit dan tulang ikan lele berpotensi sebagai sumber bahan baku gelatin halal dan berkualitas.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: NIM: E0021045
Uncontrolled Keywords: Gelatin, kulit ikan, tulang ikan, spektrofotometri UV-Vis, FTIR.
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Farmasi
Depositing User: Pustakawan Editor Bhamada
Date Deposited: 12 Jun 2026 03:48
Last Modified: 12 Jun 2026 03:48
URI: http://repository.bhamada.ac.id/id/eprint/797

Actions (login required)

View Item View Item