Formulasi Sediaan Sampo Antiketombe Kombinasi Ekstrak Biji Alpukat (Persea Americana Mill.) & Sari Buah Jeruk Nipis (Citrus Aurantiifolia (Christm.) Swingle) Terhadap Candida Albicans Dan Staphylococcus Aureus

Apriliya, Devi Rizqi (2025) Formulasi Sediaan Sampo Antiketombe Kombinasi Ekstrak Biji Alpukat (Persea Americana Mill.) & Sari Buah Jeruk Nipis (Citrus Aurantiifolia (Christm.) Swingle) Terhadap Candida Albicans Dan Staphylococcus Aureus. Skripsi thesis, Universitas Bhamada Slawi.

[img] Text
BAB1_E0021095.pdf - Other

Download (192kB)
[img] Text
BAB2_E0021095.pdf - Other

Download (560kB)
[img] Text
BAB3_E0021095.pdf - Other
Restricted to Repository staff only

Download (502kB) | Request a copy
[img] Text
Dapus_E0021095.pdf - Other

Download (492kB)
[img] Text
Skripsi_E0021095.pdf - Other
Restricted to Repository staff only

Download (8MB) | Request a copy

Abstract

Mikroorganisme yang menjadi penyebab ketombe ialah jamur Candida albicans dan Staphylococcus aureus. Ekstrak biji alpukat dan sari buah jeruk nipis mengandung senyawa metabolit sekunder yang diketahui memiliki aktivitas antimikroba. Sampo merupakan produk kosmetik jenis perawatan yang dirancang untuk membersihkan rambut sehingga rambut dan kulit kepala terlihat bersih dan terbebas dari ketombe. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui evaluasi sediaan fisik pada sampo dan mengetahui aktivitas antimikroba dari kombinasi ekstrak biji alpukat dan sari buah jeruk nipis dan sediaan sampo terhadap Candida albicans dan Staphylococcus aureus dengan metode difusi sumuran. Penelitian ini bersifat eksperimental yang meliputi pembuatan ekstrak biji alpukat, pembuatan sari buah jeruk nipis, standardisasi ekstrak, skrining fitokimia, pembuatan sediaan sampo, evaluasi sediaan dan uji aktivitas antimikroba terhadap Candida albicans dan Staphylococcus aureus. Berdasarkan hasil penelitian dapat dinyatakan kombinasi ekstrak biji alpukat dan sari jeruk nipis dapat dibuat sediaan sampo dengan hasil evaluasi menunjukkan bahwa sampo yang dihasilkan memenuhi syarat sediaan sampo yang baik dan memiliki aktivitas antimikroba. Hasil aktivitas antimikroba menunjukan formula sediaan sampo antiketombe F1 dengan kombinasi ekstrak biji alpukat 10% dan sari buah jeruk nipis 30% menunjukkan daya hambat antimikroba paling tinggi terhadap Candida albicans (30 mm, sangat kuat) dan Staphylococcus aureus (23 mm, sangat kuat) dibandingkan F2 dan F3, serta lebih efektif dibandingkan kombinasi ekstrak dan sarinya saja di mana konsentrasi ekstrak biji alpukat 10% dan sari buah jeruk nipis 30% hanya menghasilkan zona hambat 15 mm (kuat) terhadap Candida albicans dan 9,3 mm (sedang) terhadap Staphylococcus aureus.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: E0021095
Uncontrolled Keywords: biji alpukat, jeruk nipis, sampo
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Farmasi
Depositing User: Pustakawan Editor Bhamada
Date Deposited: 28 Aug 2026 02:19
Last Modified: 28 Aug 2026 02:19
URI: http://repository.bhamada.ac.id/id/eprint/964

Actions (login required)

View Item View Item