Analisis Nilai Sun Protection Factor (Spf) Ekstrak Rimpang Temu Blenyeh (Curcuma Purpurascens Blume) Menggunakan Metode Spektrofotometri Uv-Vis

Muhtadi, Queena Yasmin Aisy (2025) Analisis Nilai Sun Protection Factor (Spf) Ekstrak Rimpang Temu Blenyeh (Curcuma Purpurascens Blume) Menggunakan Metode Spektrofotometri Uv-Vis. Skripsi thesis, Universitas Bhamada Slawi.

[img] Text
BAB I_E0021076.pdf - Other

Download (185kB)
[img] Text
BAB II_E0021076.pdf - Other

Download (436kB)
[img] Text
BAB III_E0021076.pdf - Other

Download (260kB)
[img] Text
DAPUS_E0021076.pdf - Other

Download (221kB)
[img] Text
SKRIPSI_E0021076.pdf - Other
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Indonesia sebagai negara tropis memiliki paparan sinar matahari yang tinggi. Kondisi ini membuat masyarakat yang banyak beraktivitas di luar ruangan membutuhkan perlindungan kulit dari radiasi sinar ultraviolet (UV). Salah satu bentuk perlindungan kulit yang digunakan adalah tabir surya dengan efektivitas yang diukur melalui nilai Sun Protection Factor (SPF). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi aktivitas tabir surya dari ekstrak rimpang Temu Blenyeh (Curcuma purpurascens Blume) yang diperoleh melalui tiga jenis pelarut, yaitu n-heksana, etil asetat, dan etanol 96%. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi, kemudian hasil ekstrak diuji rendemen, skrining fitokimia, dan Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Pengujian nilai SPF dilakukan dengan menggunakan spektrofotometri UV-Vis pada berbagai konsentrasi ekstrak (100–400 ppm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen tertinggi diperoleh dari ekstrak etanol 96% sebesar 10,5%, diikuti oleh etil asetat dengan rendemen 7,5%, dan n-heksana sebesar 3,2%. Pengujian nilai SPF menunjukkan bahwa ekstrak n-heksana pada konsentrasi 100 ppm memberikan proteksi minimal dengan nilai SPF sebesar 2,148. Ekstrak etil asetat menunjukkan nilai SPF tertinggi pada konsentrasi 400 ppm dengan nilai SPF sebesar 22,066 yang termasuk dalam kategori proteksi ultra. Sementara itu, ekstrak etanol 96% juga menunjukkan nilai SPF tinggi, yaitu 13,750 pada konsentrasi 400 ppm memberikan proteksi ultra. Ekstrak etil asetat dan etanol 96% dari rimpang Temu Blenyeh memiliki potensi sebagai bahan aktif tabir surya alami dengan efektivitas perlindungan yang tinggi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: E0021076
Uncontrolled Keywords: temu blenyeh, SPF, tabir surya, ekstrak etanol, etil asetat, n-heksana
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Farmasi
Depositing User: Pustakawan Editor Bhamada
Date Deposited: 11 Aug 2026 07:52
Last Modified: 11 Aug 2026 07:52
URI: http://repository.bhamada.ac.id/id/eprint/944

Actions (login required)

View Item View Item