Analisis Kandungan Boraks Pada Produk Otak-Otak Beku Yang Beredar Di Kabupaten Tegal Dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis

Amellia, Dinda (2025) Analisis Kandungan Boraks Pada Produk Otak-Otak Beku Yang Beredar Di Kabupaten Tegal Dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis. Skripsi thesis, Universitas Bhamada Slawi.

[img] Text
BAB1_E0021055.pdf - Other

Download (793kB)
[img] Text
BAB2_E0021055.pdf - Other

Download (490kB)
[img] Text
BAB3_E0021055.pdf - Other
Restricted to Repository staff only

Download (342kB) | Request a copy
[img] Text
Dapus_E0021055.pdf - Other

Download (250kB)
[img] Text
Skripsi_E0021055.pdf - Other
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Boraks adalah salah satu bahan kimia berbahaya yang sering disalahgunakan sebagai bahan pengawet pada makanan. Larangan penggunaan boraks pada makanan diperkuat dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Tahun 2012. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan kadar boraks pada produk otak-otak beku yang beredar di Kabupaten Tegal. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu uji kualitatif dan uji kuantitatif dengan 3 replikasi, pengambilan sampel dilakukan secara random sampling yang dimana diambil 5 merk sampel otak-otak yang berbeda. Uji kualitatif dengan metode kertas tumerik dan metode nyala api. Uji kuantitatif yang dilakukan dengan metode Spektrofotometri UV-Vis dengan panjang gelombang 425nm. Hasil uji kualitatif pada sampel otak-otak A, B, C, D, dan E menunjukkan negatif tidak menghasilkan boraks karena tidak adanya perubahan warna merah kecoklatan pada kertas tumerik dan juga menunjukan negatif tidak menghasilkan boraks karena tidak adanya timbul warna hijau pada nyala api. Uji kuantitatif menggunakan spektrofotometri UV-Vis didapatkan hasil kurva baku larutan seri dengan nilai R2 sebesar 0,9981. Hasil kadar pada sampel otak-otak A, B, C, D, dan E secara berturut-turut didapatkan sebesar 0,076% ± 0,002; 0,065% ± 0,001; 0,080% ± 0,0005; 0,086% ± 0,0005 dan 0,056% ± 0,001. Sampel otak-otak D memiliki kadar tertinggi yaitu sebesar 0,086% sedangkan kadar terendah terdapat pada sampel E yaitu sebesar 0,056%. Hal tersebut diartikan penggunaan boraks yang melebihi batas telah dilarang dalam Permenkes RI No 033 tahun 2012 yaitu 0%.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: E0021055
Uncontrolled Keywords: Boraks, otak-otak dan spektrofotometri UV-Vis.
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Farmasi
Depositing User: Pustakawan Editor Bhamada
Date Deposited: 10 Aug 2026 06:42
Last Modified: 10 Aug 2026 06:42
URI: http://repository.bhamada.ac.id/id/eprint/923

Actions (login required)

View Item View Item