Pengaruh Pemberian Edukasi Pencegahan Stunting Dengan Media Audiovisual Terhadap Pengetahuan Pasangan Usia Subur (PUS) Di Desa Lebaksiu Lor

Fadillah, Azah Nurul (2025) Pengaruh Pemberian Edukasi Pencegahan Stunting Dengan Media Audiovisual Terhadap Pengetahuan Pasangan Usia Subur (PUS) Di Desa Lebaksiu Lor. Skripsi thesis, Universitas Bhamada Slawi.

[img] Text
BAB 1_ C1021096.pdf - Other

Download (156kB)
[img] Text
BAB 2_ C1021096.pdf - Other

Download (289kB)
[img] Text
BAB 3_ C1021096.pdf - Other

Download (306kB)
[img] Text
Dapus_ C1021096.pdf - Other

Download (210kB)
[img] Text
SKRIPSI_ C1021096.pdf - Other
Restricted to Repository staff only

Download (10MB) | Request a copy

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Lebaksiu. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap tingginya angka stunting adalah kurangnya pengetahuan pasangan usia subur mengenai upaya pencegahan sejak masa prakonsepsi. Pencegahan stunting sejak masa prakonsepsi melalui peningkatan pengetahuan pasangan usia subur (PUS) menjadi langkah strategis dalam menurunkan prevalensi stunting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi pencegahan stunting berbasis media audiovisual terhadap peningkatan pengetahuan pasangan usia subur di Desa Lebaksiu Lor. Penelitian ini merupakan studi pra-eksperimental dengan desain one group pre-test and post-test. Sampel terdiri atas 85 pasangan usia subur yang dipilih melalui teknik random sampling. Intervensi dilakukan melalui pemutaran video edukatif berdurasi ±7 menit selama kunjungan rumah. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner pengetahuan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon karena distribusi data tidak normal. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah intervensi (p = 0,000). Rata-rata skor pre-test sebesar 15,66 meningkat menjadi 21,73 pada post-test. Sebelum edukasi, sebagian besar responden berada dalam kategori pengetahuan kurang (55,9%), sedangkan setelah edukasi, mayoritas masuk dalam kategori pengetahuan baik (83,5%). Edukasi menggunakan media audiovisual terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan pasangan usia subur terkait pencegahan stunting. Media ini direkomendasikan sebagai sarana edukatif dalam program promosi kesehatan masyarakat, khususnya yang berfokus pada peningkatan literasi gizi, pemahaman masa prakonsepsi, dan upaya pencegahan stunting sejak dini.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: C1021096
Uncontrolled Keywords: Audiovisual; Edukasi; Pasangan Usia Subur; Pengetahuan; Stunting
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Ilmu Keperawatan
Depositing User: Pustakawan Editor Bhamada
Date Deposited: 07 Aug 2026 02:37
Last Modified: 07 Aug 2026 02:37
URI: http://repository.bhamada.ac.id/id/eprint/903

Actions (login required)

View Item View Item