Fauziah, Fitra (2025) Formulasi dan Uji Aktivitas Antioksidan Handbody Lotion Kombinasi Ekstrak Daun Teh Hijau (Camellia sinensis (L.) Kuntze) dan Daun Kelor (Moringa oleifera Lam) dengan Metode FRAP. Skripsi thesis, Universitas Bhamada Slawi.
|
Text
BAB 1_E0021124.pdf Download (307kB) |
|
|
Text
BAB 2_E0021124.pdf Download (691kB) |
|
|
Text
BAB 3_E0021124.pdf Download (476kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA_E0021124.pdf Download (324kB) |
|
|
Text
Skripsi_E0021124.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
Abstract
Handbody lotion kombinasi daun teh hijau (Camellia sinensis (L.) Kuntze) dan daun kelor (Moringa oleifera Lam) memiliki kandungan antioksidan yang bermanfaat untuk mengatasi permasalahan kulit karena oksidan kuat yang dapat menangkal radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat sifat fisik sediaan yang baik, terdapat aktivitas antioksidan pada sediaan dan menentukan formula terbaik sediaan handbody lotion kombinasi dengan konsentrasi daun teh hijau 1%, 3%, 5% dan daun kelor 14%, 12%, 10%. Metode yang digunakan dalam pembuatan handbody lotion meliputi uji evaluasi sediaan yaitu uji organoleptik, uji pH, uji homogenitas, uji daya sebar, uji daya lekat, uji viskositas, uji tipe emulsi, uji kelembapan, uji hedonik dan uji aktivitas antioksidan dengan metode FRAP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan handbody lotion kombinasi ekstrak daun teh hijau dan daun kelor memenuhi sifat sediaan yang baik. Uji aktivitas antioksidan menunjukkan bahwa formulasi F2 memiliki aktivitas antioksidan tertinggi dengan nilai 189,95 mgAAE/g ekstrak dan termasuk dalam kategori antioksidan kuat. Berdasarkan hasil tersebut, formulasi F2 ditetapkan sebagai formulasi terbaik karena menunjukkan keseimbangan yang optimal antara sifat fisik dan aktivitas antioksidan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan SPSS versi 27 melalui uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas, dan uji perbedaan menggunakan Kruskal-Wallis atau One-Way Anova, tergantung pada hasil uji normalitas dan homogenitas. Hasil uji menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal, sehingga pengujian dilanjutkan dengan uji non-parametrik Kruskal-Wallis. Nilai signifikansi pada parameter menunjukkan p > 0,05, yang berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan antar formulasi pada uji kelembapan (p=0,083). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ketiga formulasi handbody lotion yang diuji tidak memiliki perbedaan yang signifikan pada parameter-parameter yang di uji.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | NIM : E0021124 |
| Uncontrolled Keywords: | Antioksidan, handbody lotion, daun teh, daun kelor, metode FRAP |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Pustakawan Editor Bhamada |
| Date Deposited: | 21 Sep 2026 03:23 |
| Last Modified: | 21 Sep 2026 03:23 |
| URI: | http://repository.bhamada.ac.id/id/eprint/1041 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

