Formulasi Dan Uji Aktivitas Antijamur Sabun Cair Pembersih Kewanitaan Ekstrak Etanol Daun Kemangi (Ocimum Sanctum L., Mant. Pi.) Dan Perasan Daun Turi (Sesbania Grandiflora (L.) Poir.) Terhadap Candida Albicans

Fitriyani, Anggun Nadya (2025) Formulasi Dan Uji Aktivitas Antijamur Sabun Cair Pembersih Kewanitaan Ekstrak Etanol Daun Kemangi (Ocimum Sanctum L., Mant. Pi.) Dan Perasan Daun Turi (Sesbania Grandiflora (L.) Poir.) Terhadap Candida Albicans. Skripsi thesis, Universitas Bhamada Slawi.

[img] Text
BAB 1_E0021092.pdf - Other
Restricted to Repository staff only

Download (207kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 2_E0021092.pdf - Other

Download (423kB)
[img] Text
BAB 3_E0021092.pdf - Other
Restricted to Repository staff only

Download (341kB) | Request a copy
[img] Text
Daftar Pustaka_E0021092.pdf - Other

Download (231kB)
[img] Text
Skripsi_E0021092.pdf - Other
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Kemangi (Ocimum sanctum L., Mant. PI.) dan turi (Sesbania grandiflora (L.) Poir.) merupakan tanaman yang memiliki kandungan senyawa bioaktif seperti alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin yang berpotensi sebagai antijamur. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan ekstrak etanol daun kemangi dan perasan daun turi menjadi sediaan sabun cair kewanitaan dan mengetahui aktivitas antijamur pada sediaan sabun cair kewanitaan terhadap jamur Candida albicans. Penelitian dilakukan secara eksperimental untuk mengamati zona hambatan pertumbuhan jamur Candida albicans menggunakan metode Kirby-bauer. Berdasarkan hasil penelitian dapat dinyatakan ekstrak etanol daun kemangi dan perasan daun turi dapat dibuat sediaan sabun cair kewanitaan dengan hasil evaluasi menunjukkan bahwa sediaan yang dihasilkan memenuhi syarat sediaan sabun cair kewanitaan yang baik dan memiliki aktivitas antijamut. Formula sabun cair kewanitaan dibuat dalam tiga variasi, yaitu F1, F2, dan F3. Hasil uji menunjukkan adanya zona bening di sekitar cakram sebagai indikator aktivitas antijamur, dengan diameter berturut-turut sebesar 18,33 mm (F1), 22,16 mm (F2), dan 36 mm (F3). Berdasarkan klasifikasi efektivitas zona hambat, F1 menunjukkan aktivitas kuat, sedangkan F2 dan F3 menunjukkan aktivitas sangat kuat. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi tinggi konsentrasi ekstrak etanol daun kemangi dan perasan daun turi pada sediaan sabun cair kewanitaan, maka semakin tinggi aktivitas antijamurnya terhadap Candida albicans.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: NIM : E0021092
Uncontrolled Keywords: Daun Kemangi; Turi; Sabun Cair Kewanitaan; Antijamur; Candida albicans
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Farmasi
Depositing User: Pustakawan Editor Bhamada
Date Deposited: 28 Aug 2026 02:11
Last Modified: 28 Aug 2026 02:11
URI: http://repository.bhamada.ac.id/id/eprint/962

Actions (login required)

View Item View Item