Thoriq, Farid Kamal (2025) Analisis Efektivitas Pemberian Dosis Minimum Ekstrak Daun Pepaya (Carica Papaya L.) Sebagai Agen Antifertilitas Terhadap Tikus Jantan. Skripsi thesis, Universitas Bhamada Slawi.
|
Text
Bab 1_E0021086.pdf - Other Download (226kB) |
|
|
Text
Bab 2_E0021086.pdf - Other Download (379kB) |
|
|
Text
Bab 3_E0021086.pdf - Other Restricted to Repository staff only Download (237kB) | Request a copy |
|
|
Text
Dapus_E0021086.pdf - Other Download (230kB) |
|
|
Text
SKRIPSI_E0021086.pdf - Other Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Banyak tanaman yang memiliki potensi dijadikan kontrasepsi herbal yang aman digunakan. Salah satu bahan alam yang telah diteliti sebagai tanaman pemberi efek antifertilitas adalah tanaman pepaya. Oleh karena itu tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pemberian dosis minimum ekstrak daun pepaya (Carica papaya L.) masih dapat memberikan efek antifertilitas yang aman. Daun pepaya (Carica papaya L.) yang diekstraksi secara maserasi dengan etanol 70% mengandung berbagai senyawa fitokimia, termasuk alkaloid, saponin, flavonoid, tanin, dan triterpenoid. Sebelum melakukan uji antifertilitas terlebih dahulu 12 ekor tikus uji dikelompokan menjadi 4 kelompok. Kemudian dilakukan pemberian ekstrak daun pepaya (Carica papaya L.) dengan variasi dosis 40 mg/KgBB, 60 mg/KgBB, dan 80 mg/KgBB. parameter pengukuran uji antifertilitas terdiri dari menghitung persentase (%) berat testis, total spermatozoa, persentase (%) viabilitas spermatozoa, dan melakukan pemeriksaan histopatologi testis tikus jantan. Data parameter pengukuran kemudian diuji dengan analisis ANOVA satu arah. Berdasarkan analisis ANOVA satu arah menunjukan terdapat pengaruh signifikan terhadap penurunan bobot testis (P-value = 0,0000567), jumlah spermatozoa (P-value = 0,000013205) dan viabiltas spermatozoa (P-value = 0,000006444) pada tikus jantan. Nilai P < 0,05 pada semua parameter menunjukan perbedaan signifikan antar kelompok Oleh karena itu dapat disimpulkan (Carica papaya L.) pada dosis 40 mg/kgBB, 60 mg/kgBB dan 80 mg/kgBB masih dapat memberikan efek antifertilitas. Namun hanya dosis 40 mg/kgBB saja yang dapat dianggap relatif aman karena tidak menyebabkan nekrosis pada organ testis tikus uji.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | E0021086 |
| Uncontrolled Keywords: | Daun pepaya. antifertilitas |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Pustakawan Editor Bhamada |
| Date Deposited: | 13 Aug 2026 03:21 |
| Last Modified: | 13 Aug 2026 03:21 |
| URI: | http://repository.bhamada.ac.id/id/eprint/956 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

