Elyanti, Widi Tri (2025) Formulasi Dan Uji Aktivitas Antifungi Sabun Cair Pembersih Kewanitaan Kombinasi Ekstrak Wortel (Daucus Carota L.) Dan Ekstrak Bawang Putih (Allium Sativum L.). Skripsi thesis, Universitas Bhamada Slawi.
|
Text
BAB 1_E0021082.pdf - Other Download (15kB) |
|
|
Text
BAB 2_E0021082.pdf - Other Download (237kB) |
|
|
Text
BAB 3_E0021082.pdf - Other Restricted to Repository staff only Download (212kB) | Request a copy |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA_E0021082.pdf - Other Download (294kB) |
|
|
Text
Skripsi_E0021082.pdf - Other Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Keputihan patologis merupakan masalah yang seringkali dialami oleh wanita karena menyebabkan rasa tidak nyaman seperti bau tidak sedap dan rasa gatal yang sering terjadi akibat infeksi jamur Candida albicans dimana jamur ini merupakan jamur polimorfik yang sering menginfeksi vagina wanita. Bentuk sediaan farmasi yang dapat digunakan untuk membersihkan vagina ialah sabun cair feminine hygiene. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antijamur antara kombinasi ekstrak murni dengan kombinasi ekstrak dalam sediaan sabun cair pembersih kewanitaan pada kombinasi ekstrak umbi wortel dan umbi bawang putih serta untuk mengetahui bahwa sediaan sabun cair ini sudah memenuhi syarat uji fisik sebagai sabun cair pembersih kewanitaan. Penelitian ini menggunakan metode ekstraksi maserasi dengan etanol 70%, standarisasi parameter ekstrak, skrining fitokimia ekstrak, uji aktivitas antifungi kombinasi ekstrak murni dan sediaan sabun cair pembersih kewanitaan kombinasi ekstrak umbi wortel dan umbi bawang putih dengan metode difusi sumuran dan evaluasi fisik sabun cair pembersih kewanitaan menurut standar yang ada. Hasilnya pada aktivitas zona hambat kombinasi ekstrak murni dan kombinasi ekstrak dalam sediaan sabun cair pembersih kewanitaan dengan perbandingan konsentrasi yang sama yaitu 6:19; 8:17 dan 10:15 menghasilkan rata-rata zona hambat pada kombinasi ekstrak murni 18,83; 18,50 dan 31,16 mm sedangkan rata-rata zona hambat kombinasi ekstrak dalam sediaan yaitu 8,58; 13,50 dan 13,16 mm. Sediaan feminine hygiene ini memenuhi standar evaluasi fisik meliputi organoleptis, homogenitas, pH, tinggi busa dan viskositas. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak murni memiliki zona hambat yang lebih besar dibanding saat diformulasikan menjadi feminine hygiene.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | E0021082 |
| Uncontrolled Keywords: | Kombinasi ekstrak, Umbi wortel, Umbi bawang putih, Pembersih kewanitaan |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Pustakawan Editor Bhamada |
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 03:26 |
| Last Modified: | 12 Aug 2026 03:26 |
| URI: | http://repository.bhamada.ac.id/id/eprint/952 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

