Aktivitas Antibiofilm Fraksi N-Heksan, Etil Asetat, Dan Metanol Daun Pandan Wangi (Pandanus Amaryllifolius Roxb) Terhadap Streptococcus Mutans Penyebab Karies Gigi

Pratiwi, Tiara Dwi (2025) Aktivitas Antibiofilm Fraksi N-Heksan, Etil Asetat, Dan Metanol Daun Pandan Wangi (Pandanus Amaryllifolius Roxb) Terhadap Streptococcus Mutans Penyebab Karies Gigi. Skripsi thesis, Universitas Bhamada Slawi.

[img] Text
BAB1_E0021080.pdf - Other

Download (16kB)
[img] Text
BAB2_E0021080.pdf - Other

Download (581kB)
[img] Text
BAB3_E0021080.pdf - Other
Restricted to Repository staff only

Download (424kB) | Request a copy
[img] Text
Dapus_E0021080.pdf - Other

Download (296kB)
[img] Text
Skripsi_E0021080.pdf - Other
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Daun pandan wangi merupakan salah satu jenis tumbuhan yang berpotensi sebagai antibiofilm alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibiofilm ekstrak dan fraksi daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb) terhadap Streptococus mutans. Kandungan senyawa dalam daun pandan diantaranya adalah senyawa alkaloid, saponin, steroid, tanin, dan flavonoid. Ekstraksi daun pandan menggunakan pelarut etanol 70℅ dengan metode maserasi, fraksinasi dilakukan dengan metode ekstraksi cair - cair menggunakan pelarut N-heksan, etil asetat dan metanol. Aktivitas penghambatan dan degradasi biofilm dilakukan dengan metode pewarnaan kristal violet yang dibaca pada elisa reader dengan panjang gelombang 595 nm dalam empat konsentrasi yang berbeda (0,4 0,6 0,8 dan 1℅). Uji antibiofilm yang digunakan meliputi optimasi waktu pembentukan biofilm, aktivitas penghambatan biofilm, dan degradasi biofilm. Persen penghambatan biofilm tertinggi ditunjukkan oleh ekstrak etil asetat konsentrasi 0,8% sebesar 54,96℅ dan persen degradasi biofilm tertinggi yaitu fraksi metanol pada konsentrasi 0,8% sebesar 75,19℅. Hasil persen penghancuran di ditentukan nilai IC50 menggunakan regresi linier menghasilkan nilai terbaik penghambatan biofilm pada fraksi etil asetat yaitu 1,00 mg/mLdan IC50 degradasi biofilm pada ekstrak etanol sebesar 0,28 mg/mL. Persen peghambatan dan degradasi yang diperoleh dianalisis menggunakan uji statistik ANOVA. Hasil uji statistik menunjukkan setiap kelompok sampel dan konsentrasi memberikan pengaruh yang signifikan pada persen penghambatan dan hasil yang tidak signifikan pada degradasi biofilm.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: E0021080
Uncontrolled Keywords: Antibiofilm, Ekstrak daun pandan, IC50, Streptococcus mutans
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Farmasi
Depositing User: Pustakawan Editor Bhamada
Date Deposited: 12 Aug 2026 03:19
Last Modified: 12 Aug 2026 03:19
URI: http://repository.bhamada.ac.id/id/eprint/950

Actions (login required)

View Item View Item