Rahmadani, Dhini Novianti (2025) Rasionalitas Penggunaan Antibiotik Terhadap Demam Tifoid Pada Anak Menggunakan Metode Gyssens Di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soeselo Kabupaten Tegal. Skripsi thesis, Universitas Bhamada Slawi.
|
Text
BAB1_E0021053.pdf - Other Download (72kB) |
|
|
Text
BAB2_E0021053.pdf - Other Download (279kB) |
|
|
Text
BAB3_E0021053.pdf - Other Restricted to Repository staff only Download (167kB) | Request a copy |
|
|
Text
Dapus_E0021053.pdf - Other Download (207kB) |
|
|
Text
Skripsi_E0021053.pdf - Other Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Demam Tifoid adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Salmonella Typhi, yang biasanya menyerang sistem percernaan manusia. Antibiotik merupakan pengobatan terbaik untuk penderita demam tifoid. Penggunaan antibiotik harus rasional agar tidak terjadi resistensi di dalam tubuh. Ketidakrasionalan antibiotik bisa dievaluasi menggunakan metode Gyssens. Metode ini digunakan untuk mengevaluasi penggunaan antibiotik dalam menilai ketepatan penggunaannya dalam hal ketepatan indikasi, pemilihan yang tepat berdasarkan khasiat, ketepatan dosis, ketepatan toksisitas, harga dan spektrum, lama pemberian, interval, rute obat dan waktu pemberian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui rasionalitas penggunaan antibiotik berdasarkan metode Gyssens dalam pengobatan demam tifoid anak di RSUD X periode 2023. Data yang digunakan dalam penelitian, yaitu data sekunder berupa rekam medis pasien anak pada demam tifoid tahun 2023. Dalam pengambilan data sampel digunakan teknik purposive sampling dan dihitung menggunakan rumus slovin dan didapatkan hasil 185 sampel yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil yang didapatkan dari evaluasi menggunakan metode Gyssens dengan Guideline IDAI dan Kemenkes yaitu, demam tifoid banyak diderita oleh anak laki-laki sebanyak 56,2%, sedangkan penderita demam tifoid didominasi pada usia 4-5 tahun sebanyak 23,2%. Sebagian besar antibiotik menggunakan antibiotik ceftriakson yaitu sebanyak 96,74%. Rasionalitas penggunaan antibiotik pada penderita demam tifoid anak disimpulkan bahwa, masih banyak antibiotik yang tergolong Irasional yaitu sebanyak 70,81% dibandingkan dengan antibiotik yang Rasional hanya sebesar 29,19%.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | E0021053 |
| Uncontrolled Keywords: | demam tifoid, antibiotik, metode Gyssens |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Pustakawan Editor Bhamada |
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 06:32 |
| Last Modified: | 10 Aug 2026 06:42 |
| URI: | http://repository.bhamada.ac.id/id/eprint/921 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

