Fitriaeni, Dini (2025) Gambaran Status Mental Kognitif Pada Lansia Di Desa Mejasem Barat. Skripsi thesis, Universitas Bhamada Slawi.
|
Text
BAB1_C1021010.pdf - Other Download (214kB) |
|
|
Text
BAB2_C1021010.pdf - Other Download (239kB) |
|
|
Text
BAB3_C1021010.pdf - Other Download (300kB) |
|
|
Text
Dapus_C1021010.pdf - Other Download (197kB) |
|
|
Text
SKRIPSI_C1021010.pdf - Other Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami penurunan fungsi kognitif akibat proses penuaan. Gangguan fungsi kognitif pada lansia dapat menurunkan kualitas hidup lansia dan berdampak pada kemandirian dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Penilaian status mental kognitif sangat penting untuk deteksi dini gangguan seperti demensia, terutama pada lansia di tingkat komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran status mental kognitif pada lansia di Desa Mejasem Barat, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive random sampling sebanyak 90 responden lansia. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner demografi dan Mini Mental State Examination (MMSE). Data dianalisis secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia >70 tahun (53,3%), berjenis kelamin perempuan (52,2%), berpendidikan terakhir SMA (35,6%), dan tidak bekerja (91,1%). Sebagian besar lansia memiliki fungsi kognitif normal (63,3%), sedangkan sisanya mengalami kerusakan kognitif (36,7%). Kesimpulannya, sebagian besar lansia memiliki fungsi kognitif yang masih baik. Peneliti menyarankan perlunya edukasi rutin, pemeriksaan berkala, serta pelibatan keluarga dan tenaga kesehatan dalam upaya menjaga dan meningkatkan fungsi kognitif lansia. Lansia juga dianjurkan mengikuti kegiatan latihan otak sederhana agar dapat menstimulasi daya konsentrasi dan kemampuan berfikir logis. peneliti selanjutnya disarankan untuk menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penambahan variabel lain seperti status sosial ekonomi, aktivitas harian, atau lingkungan sosial, serta mempertimbangkan penggunaan desain penelitian analitik untuk mengetahui hubungan antara karakteristik dengan status kognitif lansia secara lebih mendalam.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | NIM : C1021010 |
| Uncontrolled Keywords: | Fungsi Kognitif, Lansia, MMSE, Status Mental Kognitif. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Ilmu Keperawatan |
| Depositing User: | Pustakawan Editor Bhamada |
| Date Deposited: | 15 Jun 2026 03:32 |
| Last Modified: | 15 Jun 2026 03:32 |
| URI: | http://repository.bhamada.ac.id/id/eprint/814 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

