Analisis Efektivitas Biaya Antibiotik Seftriakson dan Sefotaksim pada Demam Tifoid Anak di RSUD dr. Soeselo Slawi Kabupaten Tegal

Amalia, Linda Nurlaela (2025) Analisis Efektivitas Biaya Antibiotik Seftriakson dan Sefotaksim pada Demam Tifoid Anak di RSUD dr. Soeselo Slawi Kabupaten Tegal. Skripsi thesis, Universitas Bhamada Slawi.

[img] Text
BAB1_E0021104.pdf

Download (38kB)
[img] Text
BAB2_E0021104.pdf

Download (213kB)
[img] Text
BAB3_E0021104.pdf

Download (159kB)
[img] Text
Dapus_E0021104.pdf

Download (104kB)
[img] Text
SKRIPSI_LINDA NURLAELA AMALIA_E0021104.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Demam tifoid merupakan infeksi akut saluran cerna yang umum menyerang anakanak, terutama di wilayah dengan sanitasi rendah seperti Kabupaten Tegal. RSUD dr. Soeselo mencatat peningkatan kasus dari tahun ke tahun, sehingga diperlukan pemilihan terapi antibiotik yang efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas biaya antara antibiotik seftriakson dan sefotaksim pada pasien anak demam tifoid. Metode yang digunakan adalah deskriptif-retrospektif dengan pendekatan Cost-Effectiveness Analysis (CEA) menggunakan nilai Average Cost-Effectiveness Ratio (ACER). Data yang dianalisis merupakan data rekam medis dan biaya medis langsung pasien rawat inap anak di RSUD dr. Soeselo Slawi tahun 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata lama rawat inap pasien dengan seftriakson adalah 5,32 hari dengan biaya medis langsung sebesar Rp. 3.569.345, sedangkan pada pasien yang menggunakan sefotaksim lama rawat inap rata-rata adalah 6,15 hari dengan biaya medis langsung sebesar Rp. 3.617.208. Nilai ACER antibiotik seftriakson sebesar Rp. 51.446, sedangkan sefotaksim sebesar Rp. 54.989. Kesimpulan dari penelitian ini adalah antibiotik seftriakson lebih costeffective dibandingkan dengan sefotaksim dalam pengobatan demam tifoid pada anak, karena memiliki efektivitas terapi yang baik dengan total biaya medis langsung yang lebih rendah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: NIM : E0021104
Uncontrolled Keywords: demam tifoid, anak, antibiotik, CEA
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Farmasi
Depositing User: Pustakawan Editor Bhamada
Date Deposited: 14 Sep 2026 02:15
Last Modified: 14 Sep 2026 02:15
URI: http://repository.bhamada.ac.id/id/eprint/1023

Actions (login required)

View Item View Item